P A K U B A T U

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm-11)

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm:11)

Followers

Showing posts with label ilmu. Show all posts
Showing posts with label ilmu. Show all posts

Sunday, October 7, 2007

ADAKAH DAJJAL?

clipped from www.darussalaf.org
Adakah Dajjal?
Kamis, 04 Oktober 2007 - 05:00 PM, Penulis: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc.
Keberadaan Dajjal merupakan salah satu topik yang menarik dan layak kaji. Pasalnya, masalah yang satu ini sering menjadi ‘isu kondisional’ sejak dahulu kala. Simpang siur pendapat pun sering kali bergulir di tengah umat, tentunya dengan berbagai macam persepsi dan landasan berpikir yang berbeda. Tak ayal, kontroversi ini menjadikan bingung banyak orang yang notabene awam

Dibaca 159 [Lanjutkan..]
 blog it

Friday, September 28, 2007

Is Tarawih Mandatory on Woman

Name of Questioner : Hiba - Alaska
Question : Dear scholars, As-salamu 'Alaykum.Is Tarawih mandatory on women?Is it a confirmed Sunnah? Can you please shed some light on this issue for women who can't go to the mosque for some reasons? Must they perform Tarawih as compulsory prayer, or is it nafl (supereragatory )? Jazakum Allah khayran.

Wa 'alaykum As-Salamu Wa Rahmatullahi wa Barakatuh.
In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful.
All praise and thanks are due to Allah, and peace and blessing be upon His Messenger.

Dear questioner, we would like to thank you for the confidence you place in us, and we implore Allah Almighty to help us serve His cause and render our work for His Sake.

Ramadan is the month of the Qur'an, fasting, and qiayam (staying in late night vigilance praying ). Ramadan comes to Muslim with mercy, release from sins, patience, and spiritual nourishment and hygiene. Fasting in Ramadan is not a punishment but a way to perfect our behaviour, to sharpen our sense of responsibility, and to be more united.

In his response to the question, Sheikh Ahmad Kutty, a seniour lecturer and Islamic scholar aty yhe Islamic Institute of Toronto,Ontario, Canada, states:
clipped from www.islamonline.net
According to the consensus of Muslim scholars, Tarawih is not considered mandatory on either men or women. Rather, it is only considered a recommended act. There is no evidence in the sources to make it obligatory. As far as I know, no jurist or imam has expressed such an opinion.

Tarawih can be performed individually at home or at the mosque. If for some reason you cannot go to the mosque, you can pray Tarawih at home.

We know from the traditions that the wives of the Prophet (peace and blessings be upon him) and other companions often used to pray Tarawih at home. Some of them even opened the Qur'an and read from it while performing Tarawih.
Tarawih prayer is a Sunnah and to do it in a Mosque is also a Sunnah.

Women and even children should attend it at the Mosque because it displays the unity among Muslims and cements their relationships.
 blog it

Thursday, September 27, 2007

Idul Fithri Yang Dinanti

Oleh : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali A
Hari Raya ialah semua hari yang didalamnya terdapat sekumpulan orang. Adapun kata al ‘Id merupakan pecahan kata dari : ‘aada ya’uudu, yang memiliki arti : “seakan-akan mereka kembali kepadanya”. Dan ada yang mengatakan, bahwa pecahan katanya dari : al ‘aadah, yang artinya : “karena mereka membiasakannya.” Dan bentuk jamaknya : a’yaad.
Sunnahnya mandi sebelum sholat Id

Dari Nafi' ia berkata : "Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari idul Fithri sebelum pergi ke mushalla tempat berkumpul manusia untuk sholat, di lapangan bila tidak hujan, red)" (Diriwayatkan Malik 1/177, Asy-Syafi'i 73 dan Abdurrazzaq 5754 dan sanadnya Shahih)
Sunnahnya mengambil jalan lain sepulang dari Lapangan

Telah diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah Radliallahu'anhu, ia berkata: "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari raya biasa mengambil jalan yang berlainan (ketika pergi dan ketika kembali dari lapangan-pen)" (Hadits Riwayat Bukhari 986).
 blog it

Wednesday, September 26, 2007

Hukum Seorang Pemuda yang Melakukan Onani di Bulan Ramadhan.

clipped from www.darussalaf.org
Hukum Seorang Pemuda yang Melakukan Onani di Bulan Ramadhan
Senin, 24 September 2007 - 05:00 PM, Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah
Tanya : Apa hukum seorang pemuda yang melakukan onani di bulan Ramadhan dalam keadaan dia tidak mengetahui bahwa perbuatan ini merupakan pembatal puasa dan ketika syahwat bergejolak, sahkah puasanya?

Dibaca 204 [Lanjutkan..]
TEMPAT MELETAKKAN TANGAN KETIKA SHOLAT
Ahad, 23 September 2007 - 05:00 PM, Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin Rahimahullah
Soal: Bagaimana hukum meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri tepat di atas dada ataukah di atas hati. Dan bagaimana hukumnya meletakkan dua tangan di bawah pusar? Dan apakah ada perbedaan (melakukan hal ini,pent) antara laki-laki dan perempuan?

Dibaca 187 [Lanjutkan..]
 blog it

Bantahan Terhadap " Wasiat Bohong "

Silakan menyalin dan menyebarkan artikel-artikel yang ada dengan menyertakan sumber url-nya www.darussalaf.org.id
clipped from www.darussalaf.org
Bantahan Terhadap "Wasiat Bohong"
Selasa, 25 September 2007 - 05:00 PM, Penulis: Asy Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz
Saya telah membaca edaran yang dinisbatkan kepada Syaik Ahmad seorang pelayan Masjid Nabawi, Madinah, dengan judul: “Ini adalah Wasiat dari Madinah Munawwarah dari Syaikh Ahmad, Seorang Pelayan Masjid Nabawi”.

Dalam wasiat itu Syaikh Ahmad berkata: …


“Pada suatu malam Jumat saya begadang sambil membaca al-Quran Setelah saya membaca asma al-husna, saya bersiap-siap untuk tidur. Kemudian saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘alaihi wa sallam

Dibaca 97 [Lanjutkan..]
 blog it

Thursday, September 20, 2007

Islam4Kids.com

Easy learning for children-SalafiPublications.com
clipped from www.islam4kids.com
« Tawheed4Kids


Allaah Made Me
Source: islam4kids.com


This article is in PDF format. To download, RIGHT click on the link below and select "SAVE TARGET AS" from the menu. Choose a folder on your hard drive to download to and click "OK".

If you want to view the article, simply click with the LEFT button.


Download PDF File Here


NOTE: You will need Acrobat Reader to view the article. You can download a free version from www.adobe.com.




 blog it

Sunday, September 16, 2007

1 Mengenalkan Allah pada anak

Mengenalkan Allah pada Anak
Kalau anak-anak kelak tak menjadikan Tuhannya sebagai tempat meminta dan memohon pertolongan, barangkali kitalah penyebab utamanya. Kitalah yang menjadikan hati anak-anak tak dekat dengan Tuhannya.
Bukan karena kita tak pernah mengenalkan - meskipun barangkali ada yang demikian - tetapi karena keliru dalam memperkenalkan Tuhan kepada anak. Kerapkali, anak-anak lebih sering mendengar asma Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam suasana menakutkan dengan sifat-sifat Jalaliyah (Maha Besar). Sifat Jamaliyah (Maha Indah) Allah hampir-hampir tak mereka ketahui, kecuali namanya saja.
Mereka mendengar asma Allah ketika orangtua hendak menghukumnya. Sedangkan saat gembira, yang mereka ketahui adalah boneka barbie. Akibatnya, mereka menyebut nama Allah hanya di saat terjadi musibah yang mengguncang atau saat kematian menghampiri orang-orang tersayang. Astaghfirullah al 'azhiim.
 blog it

Anak-anak kita sering mendengar nama Allah.

peduman yang baik
Anak-anak kita sering mendengar nama Allah ketika mereka sedang melakukan kekeliruan-meski terkadang kekeliruan itu sebenarnya ada pada kita - lalu kita mengeluarkan ancaman. Kita meneriakkan asma Allah, "Ayo., nggak boleh! Dosa! Allah nggak suka sama orang yang sering berbuat dosa."
Atau, saat mereka tak sanggup menghabiskan nasi yang memang terlalu banyak untuk ukuran mereka. "Eh. nggak boleh begitu. Harus dihabiskan. Kalau nggak dihabiskan, namanya muba.? Mubazir! Mubazir itu temannya setan. Nanti Allah murka, lho."
Nama Allah yang mereka dengar lebih banyak dalam suasana negatif; suasana yang membuat manusia justru cenderung ingin lari. Padahal kita diajarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mendakwahkan agama ini, termasuk kepada anak kita, dengan cara, "Mudahkanlah dan jangan dipersulit, gembirakanlah dan jangan membuat mereka lari".
 blog it

Anak-anak tidak merasa dekat dengan tuhan nya jika.........

Anak tidak merasa dekat dengan Tuhannya jika kesan yang ia rasakan tidak menggembirakan. Sama seperti pengguna kendaraan bermotor yang cenderung menghindari polisi, bahkan di saat membutuhkan pertolongan. Mereka 'menjauh'karena telanjur memiliki kesan yang tidak menyenangkan. Jika ada pemicu yang cukup, kesan negatif itu dapat menjadi benih-benih penentangan kepada agama; Allah dan Rasul-Nya. Na'udzubillahi min dzalik (Kita berlindung kepada Allah dari hal demikian).
Rasanya, telah cukup pelajaran yang terbentang di hadapan mata. Anak-anak yang dulu paling keras mengumandangkan adzan, sekarang sudah ada yang menjadi penentang perintah Tuhan. Anak-anak yang dulu segera berlari menuju tempat wudhu begitu mendengar suara batuk bapaknya di saat maghrib, sekarang mereka berlari meninggalkan agama.
 blog it

Apakah salah kita memperkenalkan Allah pada anak...

Mereka mengganti keyakinannya pada agama dengan kepercayaan yang kuat pada pemikiran manusia, karena mereka tak sanggup merasakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan. Semenjak kecil, mereka memang tak biasa menangkap dan merasakan kasih sayang Allah.
Agaknya, ada yang salah pada cara kita memperkenalkan Allah kepada anak.Setiap memulai pekerjaan, apapun bentuknya, kita ajari mereka mengucap basmalah. Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tetapi kedua sifat yang harus selalu disebut saat mengawali pekerjaan itu, hampir-hampir tak pernah kita kenalkan maknanya kepada mereka (atau jangan-jangan kita sendiri tak mengenalnya?). Apa yang mereka rasakan bertentangan dengan apa yang mereka ucapkan tentang Tuhannya.
Bercermin pada perintah Nabi dan urutan turunnya ayat-ayat suci yang awal, ada beberapa hal yang patut kita catat dengan cermat. Seraya memohon hidayah kepada Allah atas diri dan anak-anak kita, mari kita periksa catatan berikut ini:
 blog it

Awali bayi mu dengan La illa ha illallah.

Awali Bayimu dengan Laa Ilaaha IllaLlah
Rasulullah pernah mengingatkan, "Awalilah bayi-bayimu dengan kalimat Laa ilaaha illaLlah." Kalimat suci inilah yang perlu kita kenalkan di awal kehidupan bayi-bayi kita, sehingga membekas pada otak dan menghidupkan cahaya hati. Apa yang didengar di saat-saat awal kehidupan akan berpengaruh pada perkembangan berikutnya, khususnya terhadap pesan-pesan yang disampaikan dengan cara yang mengesankan.
 blog it

Suara ibu yang berbeza dari suara-suara lain.

Suara ibu yang berbeda dari suara-suara lain, jelas pengucapannya, terasa seperti mengajarkan (teaching style) atau mengajak berbincang akrab (conversational quality), memberi pengaruh yang lebih besar bagi perkembangan bayi. Selain menguatkan pesan pada diri anak, cara ibu berbicara seperti itu juga secara nyata meningkatkan IQ balita, khususnya usia 0-2 tahun. Begitu pelajaran yang bisa saya petik dari hasil penelitian Bradley & Caldwell berjudul 174 Children: A Study of the Relationship between Home Environment and Cognitive Development during the First 5 Years.
 blog it

Thursday, September 13, 2007

Lalat hurung takutnya.........al kisah..... Dzabab

Ini ada cerita tentang Dzabab dalam bahasa arab atau bahasa melayu lalat,sedikit sangat kita dengar perihal lalat,biasanya eee.... lalat,jelik juga mendengar.
Para tabib hanya sedikit berbicara tentang makluk yang bernama lalat,selain bahawa lalat sangat berguna jika digosokkan pada sengatan kalajengking,dan bahawa kelopak mata yang bengkak dapat disembuhkan dengan mengosokkan dengan lalat.
Rasulullah s.a.w. bersabda,''Jika seekor lalat jatuh kedalam tempat minum salah seorang diantaramu,maka lebih dahulu benamkanlah ia didalamnya,kemudian buanglah,sebab sesungguhnya salah satu sayapnya membawa penyakit dan lainnya membawa ubat atau penawarnya.''
Hadith ini diriwayatkan oleh Muslim.Al-Bukhari mengatakan,''Jika seekor lalat jatuh kedalam wadah seseorang,hendaklah ia menutup wadah itu.''
Menurut hadith yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dan Abu Daud,racun lalat ada pada sayap depannya,dan ubat penawarnya ada pada kedua sayap belakangnya.Al-Khattabi telah menuturkan bahawa sebahagian orang yang tidak simpati kepada dirinya membantah hadith ini dengan kata-kata:
'' Bagaimana mungkin penyakit dan ubat sekali gus ada pada sayap-sayap seekor lalat? Dan bagaimana anda tahu bahawa penyakitnya ada disayap depan dan ubatnya disayap belakang?''
Dia menjawab,''Ini adalah pertanyaan-pertanyaan seseorang yang bodoh,atau yang mendekati bodoh.Sebab sesungguhnya ,Dia yang memperbaharui jiwa yang sama-sama dimiliki oleh semua makluk,telah memberinya sifat pertengahan antara panas dan sejuk,basah dan kering.Sifat-sifat ini saling bertentangan.Dan jika Allah mampu menciptakan ribuan kombinasi sifat-sifat,maka pastilah tidak dapat diingkari bahawa Dia telah menempatkan racun dan penawarnya di tubuh pelbagai makluk.Ambillah misal seekor lebah.Allah telah mengilhamkan kepadanya agar membangunkan rumahnya dari lilin dan membuat madu di dalamnya. Begitu juga ,Dia telah mengilhamkan kepada burung sikudidi (snipe)agar menyimpan tenaganya hingga di perlukan.Dialah yang telah menciptakan lalat,memberinya anugerah sayap depan dan sayap belakang.Dan menurut pendapat saya dalam segala sesuatu terdapat bukti tentang keesaan Allah''.
Beberapa orang tabib telah menulis bahawa lalat yang dikenali dengan sebutan lalat sepanyol memiliki racun di satu sayap dan ubat penawarnya di sayap lain.
Renung-renungkanlah.