P A K U B A T U

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm-11)

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm:11)

Followers

Sunday, August 31, 2008

Selamat Menyambut Ramadhan Al Mubarak

Ramadhan datang lagi ! Sempena bulan yang mulia ini penulis ingin mengucapkan kepada semua umat Islam. Selamat menjalani ibadah Berpuasa. Semuga Ramadhan kali ini dapatlah kita mengerjakan dengan lebih baik dari Ramadhan yang sebelumnya dan memohon kepada Allah SubahanaWataala diberi kesabaran dari segala hal dan semuga Allah SWT mengurniakan limpah Rahmat Allah kepada kita umat Islam dalam mengerjakan Ibadah puasa yang mulia ini.

Keutamaan bulan Ramadhan:
Bulan Ramadhan adalah bulan dimana diturunkannya Al Qur'an. Allah Ta'ala Berfirman :
"Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai penunjuk itu dan pembezaan antara yang haq dan yang batil" ( Al Baqarah:185 )

Pada bulan ini para Syaitan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu syurga dibuka.
Rasulullah Salallahu 'alaihi wassalam bersabda:

" Bila datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu syurga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para Syaitan" ( Hadith Riwayat Al bukhari dan Muslim )

Pada bulan Ramadhan terdapat pula malam Lailatul Qadar. Allah Ta'ala berfirman :

"Sesungguhnya kami telah menurunkan Al Qur'an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu adalah baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun Malaikat-Malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sehingga terbit fajar. ( Al Qadar : 1-5 )

Semuga kita mendapat petunjuk dari Allah subhana Wataala. Amin ya Rabbal A'lamin.

Selamat Menyambut Hari Kebangsaan MALAYSIA

Wednesday, June 11, 2008

Aqidah Laman Interaksi Mufti 'Beralih Arah' ?

Hairan bin Ajaib. Itulah yang dapat penulis katakan apabila memasuki link yang sebelum ini penulis sertakan di ruangan 'jawapan kepada persoalan aqidah'. Penulis meletakkan link di blog ini berhubung dengan laman interaksi mufti dalam persoalan 'Di mana Allah' hairan mengapa pihak yang bertanggungjawab 'terlalu rajin' dalam mengemas kini jawapan tersebut.

Sebagai bukti penulis ingin berkongsi perbezaan yang jelas jawapan sebelum dan selepas pihak yang bertanggungjawab mengambil keputusan untuk mengubah jawapannya.(Sila klik gambar/link di bawah gambar untuk lihat perbezaannya yang jelas dibuat).

Fatwa /Jawapan Sebelum Dikemas Kini (2/3/2005)

Fatwa/Jawapan Selepas Dikemas Kini(11/3/2008)

Fatwa/Jawapan Asal dari laman Mufti


Di mana Allah Azza Wa Jalla?

Allah Istiwa' 'Ala 'Arasy

Aqidah Allah Wujud Tidak Bertempat Aqidah Muktazailah dan Jahmiyyah

Wallahu’allam.
Ibn Yusof
1 Mei 2008/ 24 Rabi' Al-Thani 1429
11:14 a.m
http://www.ibnyusof.blogspot.com/

 blog it

A Must for All Muslims- BOYCOTT NOW!!!!!!

What You Give You Gets Back- LemonTree
clipped from www.islamonline.net
Image

Libya is also enforcing a boycott of goods from Denmark.(File Photo)

TRIPOLI — Libya has decided to bar Danish companies from participating in lucrative development projects worth billions of dollars in protest at the reprinting of caricatures mocking Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him).
"The boycott will exclude medicines but will extend to banning Danish companies from taking part in Libya's 150 billion dinar, five-year development program," the government said in a statement published in local dailies on Tuesday, June 10.
Tripoli described the move as a protest against the reprinting of the controversial cartoons by Denmark's main dailies in February.
The blasphemous drawings, including one showing a man described as the Prophet with a ticking bomb in his turban, were commission and printed by the mass-circulation Jyllands-Posten in 2005.

During the 2005 crisis, Muslims worldwide boycotted Danish products causing Danish companies nearly $1.5 million a day in losses.

 blog it

Tuesday, June 10, 2008

Jangan Shalat, Jangan Bicara

Jika Khatib telah berada diatas mimbar dan muadzin berkumandang, maka seseorang yang melaksanakan shalat tahiyyatul masjid atau shalat sunat muthalaq, ia terus dalam shalatnya, tanpa harus membatalkan shalatnya berdasarkan hadiths-hadiths yang shahih, Bahkan ia boleh berbicara dengan temannya dalam kondisi itu, jika ada hajat mendesak. Adapun hadiths di bawah ini yang menjelaskan tentang tidak bolehnya shalat dan bicara dalam kondisi tersebut maka hadiths ini BATIL .Berikut perinciannya:

إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ الْمِنْبَرَ ؛ فَلاَ صَلَاةَ وَلَا كَلاَمَ

"Apabila khatib sudah naik mimbar, maka tidak ada lagi shalat dan tidak ada lagi ucapan."

Hadits ini batil karena tidak ada asalnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Adh-Dho’ifah (87). Namun perlu diketahui bahwa jika adzan sudah selesai ketika khatib berada di atas mimbar siap untuk berkhutbah, maka seorang tidak boleh lagi berbicara dan melakukan aktifitas apapun selain shalat tahiyatul masjid agar seluruh jama’ah memfokuskan diri untuk mendengarkan khutbah.
clipped from www.darussalaf.org
Jangan Shalat, Jangan Bicara

Kamis, 05-Juni-2008, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah
 blog it

Fatwa-Fatwa Ulama Terakhir tentang sesatnya Jama'ah Tabligh

clipped from www.darussalaf.org

Fatwa-fatwa Ulama Terakhir tentang sesatnya Jama'ah Tabligh (Revisi)
,
Asy Syaikh Dr. Rabi Bin Hadi Al Madkhali, 7 Nov 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Sesatkah Jamaah Tabligh?
,
Al Ustadz Muhammad Ali Ismah Al Medani, 29 May 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Firqah Tabligh Dihujat
,
Al Ustadz Muhammad ‘Ali ‘Ishmah Al Medani, 6 Jul 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Membongkar Kedok Jamaah Tabligh
,
Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc, 4 Aug 2006 (Hizbiyyah/Aliran)
 blog it

Monday, December 31, 2007

Menghidupkan Sunnah, Kenikmatan Tiada Tara

clipped from darussalaf.org
Menghidupkan Sunnah, kenikmatan tiada tara
2007-12-27 00:00:00, Penulis: Al Ustadz Abu Abdirrahman Abdul Aziz As Salafy

Al Qur’an membimbing kita untuk bersikap tengah-tengah dan sederhana dalam menjalankan ajaran agama Allah. Dan mencela sikap ekstrim (melampaui batas) serta sikap meremehkan agama-Nya. Allah Azza wa Jalla berfirman :

“Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk berbuat adil dan kebaikan.” (An Nahl : 90)


Dibaca 121 [Lanjutkan]
 blog it