P A K U B A T U

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm-11)

Tidak bohonglah hati tentang apa yang di lihatnya (An-Najm:11)

Followers

Thursday, October 16, 2008

Kewajiban Menunaikan Amanah

klik lanjutkan dibawah untuk terus baca.
clipped from www.darussalaf.org
Kewajiban Menunaikan Amanah
2008-10-09 00:00:00, Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc





يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan janganlah kalian mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepada kalian, sedang kalian dalam keadaan mengetahui.” (Al-Anfal: 27)


Dibaca 153 [Lanjutkan]
 blog it

Perjalanan Arwah

Seorang guru Filsafat berkata kepada kami , bahwasanya arwah mengalami perpindahan dari seseorang kepada yang lainnya. Apakah ini benar? Kalau benar, bagaimana bisa bahwa arwahlah yang mengalami adzab dan hisab?

Kalau seandainya berpindah, maka yang dihisab adalah orang lain?

Jawab: Apa yang guru filsafat tersebut katakan kepada kalian bahwasanya arwah seseorang berpindah kepada yang lainnya, tidaklah benar.

"Sesungguhnya perkataan tentang reinkarnasi arwah dari satu jasad kepada jasad yang lainnya adalah perkataannya ahlu at tanasukh (golongan yang berpendapat adanya reinkarnasi ) dan mereka adalah sekafir-kafirnya manusia dan perkataan mereka ini adalah sebatil-batilnya perkataan. (klik www.darussalaf.org)untuk lanjutan
clipped from www.darussalaf.org

Dan asalnya adalah firman Allah Ta'ala yang artinya, "Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Rabb kalian?" Mereka menjawab, "Tentu, kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah orang yang lalai dari perkara ini." (Al A'raf 172).

Dan telah datang tafsir dari ayat ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Malik di "Al Muwattha" bahwasanya Umar bin Khatab radhiallahu 'anhu ditanya tentang ayat ini, (yang artinya): "Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Rabb kalian?" Mereka menjawab, "Tentu, kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu)
agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah orang yang lalai dari perkara ini." (Al A'raf 172), maka beliau menjawab: "Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
 blog it

Think! Maybe It Is for the Best

Remember when you were very young and loved to play in the kitchen with all the gadgets? Very likely, your mother would let you play with some things but do not with others. Years passed and when you got older you wanted to try different things and go many places. Perhaps your parents let you try some but disapproved of others. At such times, you would feel frustrated and even angry that you failed to get what you wanted.

Now you are facing life on your own. Your parents have done their job and raised you, protected you and taught you as much as they could. Now you are on your own-just you and your Creator.
Are you still frustrated and angry when you do not get what you want from life?
clipped from www.islamonline.net
Almighty Allah wants us to turn to Him for help, guidance, forgiveness and support. Out of His wisdom, Almighty Allah leaves us free to make decisions and explore life but He is there when we call on Him and turn to Him sincerely seeking His pleasure. Almighty Allah knows we will make mistakes and He sends us people and situations to test us and to help us learn. Sometimes, He the Almighty takes things from us but if we are patient and trust in Him, He gives us something better.

Almighty Allah says: “…it may be that you dislike a thing which is good for you and that you like a thing that is bad for you. Almighty Allah knows but you do not know.” (Al-Baqarah 2:216) 
“There is nothing that befalls a believer, not even a thorn that pricks him, but Allah will record one good deed for him and will remove one bad deed from him.” (Muslim)

Almighty Allah says in a hadith qudsi: “I am as My slave thinks of Me and I am with him whenever he remembers Me.” (Agreed Upon).

 blog it

An Unforgettable Experience

What do you strive for everyday? What inspires you and lifts you up when you feel low? What makes you smiles?
clipped from www.islamonline.net
Image

The situations we go through and the events we witness, knowingly or unknowingly, have a deep impact upon our lives. Everyday Almighty Allah's magnificent decree and perfect plan come into effect. However, if we only have a limited understanding of the relationship we should have with the Prophet (peace and blessings be upon him) we may belittle seemingly 'simple' everyday occurrences. 

Everyday, Almighty Allah chooses different servants to be blessed with the gift of guidance which manifests as an inclination to spirituality. However, we can choose whether or not we will experience this blessing. During the month of Ramadan in 2006, I was blessed with a realization that would mark the beginning of my journey towards Almighty Allah.

Are we then not to die? Except our former death, and are we not to be tormented? This indeed is the immense triumph. For the like of this, then, let the workers work!
 blog it

Friday, September 26, 2008

Thursday, September 11, 2008

Menceritakan Aib Orang Lain


Ini bukanlah gambar api neraka, tak dapat nak dibayangkan bagaimana gambaran api neraka, tak dapat nak dibayangkan panasnya api neraka,tak dapat nak di bayangkan dasyatnya api neraka, Ya Allah, jauhkanlah kami dari siksaan api neraka.



Menceritakan Aib Orang Lain

Allah SWT berfirman :

"...,dan jangan lah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain, sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya..." (Al-Hujurat :12)

Hadits I :

Dari Abu Hurairah radyiallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallalahu 'alaihi wassalam bersabda : Tahukah kamu apakah ghibah (menceritakan aib orang lain) itu? Maka sahabat menjawab, Allah dan RasulNya lebih tahu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam menerangkan : Iaitu kamu menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dia benci. Maka ada yang bertanya: Beritahukan kepada kami, bagaimana jika yang saya katakan ada padanya? Beliau Shallallahu 'alaihi wassalam menjawab, jika yang kamu katakan ada padanya, maka kamu telah berbuat ghibah, dan jika tidak ada padanya apa yang kamu katakan, maka kamu telah berdusta padanya. (HR. Muslim )

Dari Anas radyiallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallalahu 'alaihi wassalam bersabda :Ketika aku di naik kan (mi'raj), aku melewati suatu kaum yang mempunyai kuku dari kuningan mereka mencakar-cakar muka dan dada mereka sendiri, maka aku berkata : siapa mereka itu, wahai Jibril? Maka Jibril menjawab: mereka itu adalah orang-orang yang memakan daging manusia (membicarakan aib ) dan menyentuh kehormatan mereka. ( HR. Daud )

Dari Abu Hurairah radyiallahu 'anhu:
Artinya : setiap Muslim atas Muslim lainnya haram darahnya, hartanya dan kehormatannya. (HR. Muslim )
Maksudnya : haram bagi seorang Muslim untuk membunuh, memakan harta, atau melecehkan kehormatan Muslim lainnya dengan cara yang tidak di bolehkan syari'at.

Barangsiapa yang memelihara kehormatan saudaranya, maka Allah memelihara mukanya dari api neraka. (HR. Tirmidzi )

Keterangan singkat:

Menceritakan aib orang lain adalah termasuk maksiat yang paling tersebar di kalangan kaum Muslim, dan mereka menggangap gampang permasalahan ini dan meremehkan sehingga mereka tidak memungkiri perbuatan tersebut jika terjadinya permusuhan antara kaum Muslimin dan merusak persaudaraan di antara mereka, dan karena buruknya perbuatan ghibah ini, Allah Ta'ala mengumpamakan orang yang berbuat ghibah dengan orang yang makan daging saudaranya dalam keadaan mati, dan sangsi baginya bahwa dia di alam barzakh ( alam antara kehidupan dan hari kiamat ) mencabik-cabik muka dan dadanya sendiri.

Kandungan Hadits di atas :

Haramnya perbuatan ghibah dan ghibah adalah termasuk dosa besar. Bahwa menyebut orang lain dengan sesuatu yang dia benci adalah termasuk ghibah yang haram dilakukan, walaupun hal itu benar-benar itu ada pada orang tersebut.

Haramnya mendengarkan ghibah, karena orang yang mendengarkan telah membantu saudaranya untuk ghibah dan ridha dengan ghibah tersebut.
Wajibnya mengingkari orang yang membuat ghibah dan melarangnya dari perbuatan tersebut.
Sangat pedihnya sangsi bagi orang yang berbuat ghibah di alam barzakh.
Keutamaan melindungi kehormatan seorang Muslim dan bahwa Allah akan memelihara mukanya dari api neraka pada hari kiamat.

Oleh : hamba Allah.

Wednesday, September 10, 2008

Europe's Largest Mosque in Grozny


The Mosque will be able to accommodate over 10,000 worshipers and has minarets that soar 180 feet into the air.

GROZNY- Chechnya's once war-shattered capital Grozny is set to be the largest not only in the Muslim-majority country but Europe as well.

"Ceremony of opening is planned for October 17," President Ramzan Kadyrov told the Russian news agency Interfax on Wednesday, September 10.

The inauguration will mark the first day of the International Peacemakers' Conference, titled "Islam-Religion of Peace and Progress," Kadyrov added.

The Mosque will be able to accommodate over 10,000 worshipers and has minarets that soar 180 feet into the air.

It will be surrounding be Chechnya's Islamic administration, a religious school, an Islamic university, a hotel and a religious library.

The mosque is tipped as the biggest not only in the mountainous republic in the North Caucasus region but in Europe as well.

The construction began more than three years ago at an estimated cost of some $20 million.

The Mosque is named after the incumbent president's father Ahmad Kadyrov, who was killed in 2004.

Long Awaited

President Kadyrov noted that the first grand mosque came after a long wait.

"People of the Chechen Republic first time in sixty years will have a possibility to have a grand mosque in Grozny and conduct Islamic religious rites there."

He noted that under the soviet regime, there was not a single main mosque in Chechnya.

"All the mosques were closed, destroyed and robbed in the Chechen Republic more than 60 years ago," Kadyrov recalled.

"Up to now residents of the republican capital didn't have an opportunity to pray in one, main mosque, though it is usual for all Islamic states and regions where Islam is praticed."

The mosque's foundation rests on the grounds of the former headquarters of the Communist Party's regional commitee.

It is situated beside the ruins of another, much smaller mosque that was being constructed by Chechen fighters in the 1990's.

Chechnya has been ravage by conflict since 1994, with just three years of relative peace after the first war between Russian forces and Chechen fighters ended in August 1996 and the second broke out in October 1999.

At least 100,000 civilians-about 10 percent of the population- are estimate to have been killed in both wars.

Human rights groups, however, say the real numbers are much higher.

AllahuAkhbar! AllahuAkhbar! AllahuAkhbar!

Tuesday, September 9, 2008

Macam-macam hati 3 (Hati yang sakit)


3.Hati yang sakit.

Iaitu hati yang hidup tapi ada penyakitnya, hati orang yang taat terhadap perintah-perintah Allah tetapi kadangkala juga berbuat maksiat, dan kadang-kadang salah satu di antara keduanya saling berusaha untuk mengalahkannya.

Hati jenis ini, mencintai Allah, iman kepadaNya, beribadah kepadaNya dengan ikhlas dan tawakkal kepadaNya, itu semua selalu dilakukannya tetapi ia juga mencintai nafsu syahwat dan kadang-kadang sangat berperanan dalam hatinya serta berusaha untuk mendapatkannya.

Hasad, sombong (dalam beribadah kepada Allah), ujub, dan terombang-ambing antara kedua keinginan iaitu terhadap kenikmatan kehidupan akhirat serta keinginan untuk mendapatkan gemerlapnya dunia.

Maka hati yang pertama hidup, tumbuh, khusyu' dan yang kedua layu kemudian mati.

Adapun yang ketiga dalam keadaan tidak menentu, apakah akan hidup ataukah akan mati. Kemudian banyak sekali orang yang hatinya sakit dan sakitnya bahkan semakin parah, tetapi tidak merasa kalau hatinya sakit, bahkan sekalipun telah mati hatinya tetapi tidak tahu kalau hatinya telah mati.

Tidak bohonglah hati tentang apa yang dilihatnya. (An-Najm:11)

Macam-macam hati 2 (Hati yang mati )

2.Hati yang mati.

Iaitu kebalikan dari hati yang sehat, hati yang tidak mengenal dengan Rabbnya, tidak melakukan ibadah sesuai dengan apa yang diperintahkanNya, dicintaiNya dan diridhaiNya. Bahkan selalu memperturutkan nafsu dan syahwatnya serta kenikmatan dan hingar bingarnya dunia, walaupun ia tahu bahawa itu amatlah dimurkai oleh Allah dan dibenciNya.

Ia tidak pernah peduli tatkala memuaskan diri dengan nafsu syahwatnya, itu diridhaiNya atau dimurkaiNya, dan ia menghambakan diri dalam segala bentuk kepada selain Allah.

Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia membenci maka bencinya karena nafsunya, apabila ia memberi maka itu karena nafsunya, apabila ia menolak maka tolakannya atas dasar nafsunya, maka nafsunya sangat berperanan dalam dirinya, dan lebih ia cintai daripada ridha Allah.


Orang yang demikian menjadikan hawa nafsu sebagai imamnya, syahwat sebagai komandannya, kebodohan menjadi sopinya, dan kelalaian sebagai tunggangan dan kenderaannya.

Fikirannya hanya untuk mendapatkan dunia yang menipu ini yang dibuat mabuk oleh nafsu untuk mendapatkannya, ia tidak pernah meminta kepada Allah kecuali dari tempat yang jauh.

Tidak membutuhkan (memerlukan) nasihat-nasihat dan selalu mengikuti langkah-langkah syaitan yang selalu merayu dan mengodanya.

Maka bergaul dengan orang seperti ini akan mencelakakan kita,berkawan dengannya akan meracuni kita, dan duduk dengannya akan membinasakan kita.

Tidak bohonglah hati tentang apa yang dilihatnya.(An-Najm:11)

Macam-macam Hati 1(Hati yang sehat)

Hati merupakan bahagian terpenting dalam tubuh manusia. Hati ini tidak akan terlepas dari tanggungjawab yang dilakukannya kelak di akhirat, sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan di minta mempertanggungjawab." (Al- Isra :36)


Dalam tubuh manusia, kedudukan hati dengan anggota yang lainnya adalah ibarat seorang raja dengan seluruh bala tentera dan rakyatnya, yang semuanya tunduk di bawah kekuasaan dan pemerintahnya, dan bekerja sesuai dengan apa yang dikehendakinya.


"Ketahuilah bahawa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahawa segumpal daging itu adalah hati." (HR. Al-Bukhari dan Muslim )


1. Hati yang sehat

Iaitu hati yang terbebas dari berbagai penyakit hati, firman Allah: "(Iaitu) di hari yang harta dan anak-anak tidak akan bermanfaat kecuali siapa yang datang mengharap Allah dengan membawa hati yang selamat." (Asy-Syura:88-89)

Iaitu, selamat dari nafsu syahwat yang bertentangan dengan perintah Allah dan laranganNya, dan dari semua syubahat yang memalingkan dari kebenaran, selamat dari peribadatan dan penghambaan diri kepada selain Allah dan RasulNya, dan mengikhlaskan seluruh peribadatannya hanya karena Allah, iradahnya, kecintaannya, tawakalnya, taubatnya, ibadah dalam bentuk sembelihannya, takutnya, raja"nya, diikhlaskannya semua amal hanya kepada Allah.


Apabila ia mencintai maka cintanya karena Allah,
apabila ia membenci maka bencinya karena Allah,
apabila ia memberi maka memberinya karena Allah,
apabila menolak maka menolaknya karena Allah.

Dan tidak hanya cukup dengan ini, sampai ia terlepas diri dari semua bentuk keterikatan dan berhukum yang menyelisihi contoh dari Rasulullah.

Maka hatinya sangat tertarik dengan ikatan yang kuat atas dasar mengikuti jejak langkah Rasulullah semata, dan tidak mendahulukan yang lainnya baik ucapan maupun perbuatannya.

Firman Allah: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan RasulNya, bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Al-Hujurat:1)

Tidak bohonglah hati tentang apa yang dilihatnya.(An-Najm:11)

Monday, September 8, 2008

Nasihat Rasulullah SAW Menyambut Ramadhan


Selain memerintahkan Shaum, dalam menyambut bulan ramadahan, Rasulullah SAW selalu memberikan beberapa nasihat dan pesan-pesan ketika memasuki bulan Ramadhan.

Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan magrifah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan olen Nya. Di bulan ini nafas-nafas mu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membinbingmu untuk melakukan Shiyam dan membaca Kitab Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan haus mu di hari kiamat....Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.

Muliakanlah orang tua mu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu, dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.


Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.

Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu kerana itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba Nya , menyambut mereka ketika mereka memanggil Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada Nya.

Wahai manusia, sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan kebesaran Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang Shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri dihadapan Rabb al alamin.


Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka disisi Allah Nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. ( Sahabat-sahabat yang lain bertanya: "Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.")

Rasulullah meneruskan: "Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air."


Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.

Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atai pembantu ) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan Nya di hari kiamat.

Barang siapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka Nya pada hari ia berjumpa dengan Nya.

Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan Nya.


Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi ) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat Nya pada hari ia berjumpa dengan Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat Nya pada hari ia berjumpa dengan Nya.

Barang siapa melakukan shalat sunnat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barang siapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barang siapa memperbanyakkan shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barang siapa di bulan ini membaca satu ayat Al Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia ! Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin berkata: Aku berdiri dan berkata: "Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?" Jawab Nabi: "Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang di haramkan Allah".

Wahai manusia! Sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, iaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu'.

"Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.

"Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya syurga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan (syahrul muwasah) dan bulan Allah memberikan reseki kepada mukmin di dalamnya."

"Barang siapa yang memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikit pun berkurang."

Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah, tidaklah kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah SAW, "Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu."

"Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barang siapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka."

"Oleh kerana itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya."

"Dua perkara yang pertama ialah, mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepadaNya. Dua perkara yang sangat memerlukannya ialah mohon syurga dan perlindungan dari neraka."

"Barang siapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam Ku dengan suatu minuman yang tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam syurga." (HR. Ibnu HUzaimah).


Sumber: Puasa bersama Rasulullah.
Pengarang:Ibnu Muhammad (Pustaka Al Bayan Mizan)

Thursday, September 4, 2008

Keep Your Cool in Ramadan

Do not try to resolve issues with anyone when you are fatigued or irritated,Try to always pick the best time to talk to people,preferably when they are not easily infuriated,
Always think of the consequences of your irritability.Will it create unnecessary tensions in your relationships between your boss,colleagues.family or relatives?Be creative and invest your anger in channels other than arguing.
Train yourself to forgive others throughout this Noble mouth.Do not underestimate the power of forgiveness and positive thinking.
Do not express your anger immediately.Take time to think over the best way to deal with the problem.The next day when you meet the person that has angered you,express your discontent rationally.
To reduce the pressures of the day,allocate a relaxation period.Use this time to pray and concentrate in prayer.As Allah says,(And seek assistance through patience and prayer,and most surely it is a hard thing except for the humble one)(Al-Baqarah 2:45)
Exercise regularly,this relaxes the body and mind.Try to abstrain from smoking or any other stimulants which increase the sense of irritability.
At the end,remember the hadith of the Prophet(peace be upon him)"The strong is not the one who overcomes the people by his strength,but the strong is the one who controls himself while in anger"(Al-Bukhari)
clipped from www.islamonline.net
Image
Ramadan is a month of serenity and spiritual elevation. But when the body's glucose level decreases too much from fasting, this could lead to irritability and aggression. Other factors may also contribute to the feeling of irritability, such as refraining from the habitual cigarette. Prophet Mohamed (peace be upon him) advised us to ‘keep our cool' while fasting and prevent ourselves from being easily provoked or dragged into a fight. The practice of self-control is a pertinent part of fasting. From Prophet Mohamed's (peace be upon him) traditions, “If one of you is fasting, he should avoid sexual relation with his wife and quarreling, and if somebody should fight or quarrel with him, he should say, ‘I am fasting'.”
If you begin to feel angry or irritated say, “I seek refuge with Allah from Satan.”
blog it

Organize Your Life in Ramadan

We would like to wish you a happy and fruitful month of Ramadan 1429.

As we spiritually preparing for the month of Ramadan, I would like to suggest the following program to help everyone-including those who go to work early in the morning or to school-have an enjoyable, organized, and well-spent month.

Many people hold the perception that fasting in Ramadan demands a tremendous amount of energy, and therefore many activities should be reduced and many projects should be postponed until Ramadan is over. I would like to suggest in the following lines a simple schedule, as I was asked by some brothers and sisters on how to organize life during this blessed month.This schedule can also be applied outside Ramadan. courtesy from : Heart Softening www.islamonline.net


clipped from www.islamonline.net

By Imam Hamid Slimi**

1.
Sleep well
If
you come back from Tarawih at 10:00 every night, try to sleep at
11:00 in order to wake up for sahur (pre-dawn meal), as it
was the sunnah of the Prophet (peace and blessings be upon him) to
eat something before Fajr. You can go back to sleep after Fajr if
you wish. Otherwise, it is better to try to close your eyes even for
a few minutes after Zhuhr and take a power nap even for 15 or 20
minutes during lunch time. The afternoon nap is very neglected by
people although it was widely taken in the past. Any fasting person
will benefit from fasting not only spiritually; but if one has a
healthy and rested body, there can also be many medical and physical
benefits.
2.
Manage your time wisely
3.
Manage your energy wisely
4.
Make your rest the daily Prayer
5.
Eat and drink well
6.
Watch less TV
7.
Complete a project

blog it

solat tarawih

klik tanbihul ghafilin.tripod.com to continue

Solat Tarawih dalam bulan Ramadhan ialah solat
Tahajjud
atau shalatul lail yang dilakukan pada malam-malam bulan lainnya.
Sesudah membaca Al Fatihah pada setiap rakaat, lalu membaca ayat-ayat atau
surah dari Al Quran . Bilangan rakaat shalat Tarawih sesuai sunnah Rasulullah
s a.w.
ialah 11 rakaat; terdiri dari 8 rakaat solat Tarawih dan 3
rakaat solat Witir. Sementara Umar bin Khatab r.a. mengerjakannya 20 rakaat
dengan ditambah witir 3 rakaat. Solat tarawih termasuk sunnah muakkad,
boleh dikerjakan dengan berjamaah boleh juga sendiri.
Cara Mengerjakan

2x4 rakaat + Witir, yaitu setiap 4 rakaat 1 kali salam, ditambah dengan
witir 3 rakaat 1 kali salam.

4x2 rakaat + 3 rakaat witir, yaitu setiap 2 rakaat 1 kali salam, ditambah
dengan witir 3 rakaat 1 kali salam.
blog it

Sunday, August 31, 2008

Selamat Menyambut Ramadhan Al Mubarak

Ramadhan datang lagi ! Sempena bulan yang mulia ini penulis ingin mengucapkan kepada semua umat Islam. Selamat menjalani ibadah Berpuasa. Semuga Ramadhan kali ini dapatlah kita mengerjakan dengan lebih baik dari Ramadhan yang sebelumnya dan memohon kepada Allah SubahanaWataala diberi kesabaran dari segala hal dan semuga Allah SWT mengurniakan limpah Rahmat Allah kepada kita umat Islam dalam mengerjakan Ibadah puasa yang mulia ini.

Keutamaan bulan Ramadhan:
Bulan Ramadhan adalah bulan dimana diturunkannya Al Qur'an. Allah Ta'ala Berfirman :
"Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai penunjuk itu dan pembezaan antara yang haq dan yang batil" ( Al Baqarah:185 )

Pada bulan ini para Syaitan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu syurga dibuka.
Rasulullah Salallahu 'alaihi wassalam bersabda:

" Bila datang bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu syurga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para Syaitan" ( Hadith Riwayat Al bukhari dan Muslim )

Pada bulan Ramadhan terdapat pula malam Lailatul Qadar. Allah Ta'ala berfirman :

"Sesungguhnya kami telah menurunkan Al Qur'an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu adalah baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun Malaikat-Malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan kesejahteraan sehingga terbit fajar. ( Al Qadar : 1-5 )

Semuga kita mendapat petunjuk dari Allah subhana Wataala. Amin ya Rabbal A'lamin.

Selamat Menyambut Hari Kebangsaan MALAYSIA

Wednesday, June 11, 2008

Aqidah Laman Interaksi Mufti 'Beralih Arah' ?

Hairan bin Ajaib. Itulah yang dapat penulis katakan apabila memasuki link yang sebelum ini penulis sertakan di ruangan 'jawapan kepada persoalan aqidah'. Penulis meletakkan link di blog ini berhubung dengan laman interaksi mufti dalam persoalan 'Di mana Allah' hairan mengapa pihak yang bertanggungjawab 'terlalu rajin' dalam mengemas kini jawapan tersebut.

Sebagai bukti penulis ingin berkongsi perbezaan yang jelas jawapan sebelum dan selepas pihak yang bertanggungjawab mengambil keputusan untuk mengubah jawapannya.(Sila klik gambar/link di bawah gambar untuk lihat perbezaannya yang jelas dibuat).

Fatwa /Jawapan Sebelum Dikemas Kini (2/3/2005)

Fatwa/Jawapan Selepas Dikemas Kini(11/3/2008)

Fatwa/Jawapan Asal dari laman Mufti


Di mana Allah Azza Wa Jalla?

Allah Istiwa' 'Ala 'Arasy

Aqidah Allah Wujud Tidak Bertempat Aqidah Muktazailah dan Jahmiyyah

Wallahu’allam.
Ibn Yusof
1 Mei 2008/ 24 Rabi' Al-Thani 1429
11:14 a.m
http://www.ibnyusof.blogspot.com/

 blog it

A Must for All Muslims- BOYCOTT NOW!!!!!!

What You Give You Gets Back- LemonTree
clipped from www.islamonline.net
Image

Libya is also enforcing a boycott of goods from Denmark.(File Photo)

TRIPOLI — Libya has decided to bar Danish companies from participating in lucrative development projects worth billions of dollars in protest at the reprinting of caricatures mocking Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him).
"The boycott will exclude medicines but will extend to banning Danish companies from taking part in Libya's 150 billion dinar, five-year development program," the government said in a statement published in local dailies on Tuesday, June 10.
Tripoli described the move as a protest against the reprinting of the controversial cartoons by Denmark's main dailies in February.
The blasphemous drawings, including one showing a man described as the Prophet with a ticking bomb in his turban, were commission and printed by the mass-circulation Jyllands-Posten in 2005.

During the 2005 crisis, Muslims worldwide boycotted Danish products causing Danish companies nearly $1.5 million a day in losses.

 blog it

Tuesday, June 10, 2008

Jangan Shalat, Jangan Bicara

Jika Khatib telah berada diatas mimbar dan muadzin berkumandang, maka seseorang yang melaksanakan shalat tahiyyatul masjid atau shalat sunat muthalaq, ia terus dalam shalatnya, tanpa harus membatalkan shalatnya berdasarkan hadiths-hadiths yang shahih, Bahkan ia boleh berbicara dengan temannya dalam kondisi itu, jika ada hajat mendesak. Adapun hadiths di bawah ini yang menjelaskan tentang tidak bolehnya shalat dan bicara dalam kondisi tersebut maka hadiths ini BATIL .Berikut perinciannya:

إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ الْمِنْبَرَ ؛ فَلاَ صَلَاةَ وَلَا كَلاَمَ

"Apabila khatib sudah naik mimbar, maka tidak ada lagi shalat dan tidak ada lagi ucapan."

Hadits ini batil karena tidak ada asalnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Adh-Dho’ifah (87). Namun perlu diketahui bahwa jika adzan sudah selesai ketika khatib berada di atas mimbar siap untuk berkhutbah, maka seorang tidak boleh lagi berbicara dan melakukan aktifitas apapun selain shalat tahiyatul masjid agar seluruh jama’ah memfokuskan diri untuk mendengarkan khutbah.
clipped from www.darussalaf.org
Jangan Shalat, Jangan Bicara

Kamis, 05-Juni-2008, Penulis: Buletin Jum’at Al-Atsariyyah
 blog it

Fatwa-Fatwa Ulama Terakhir tentang sesatnya Jama'ah Tabligh

clipped from www.darussalaf.org

Fatwa-fatwa Ulama Terakhir tentang sesatnya Jama'ah Tabligh (Revisi)
,
Asy Syaikh Dr. Rabi Bin Hadi Al Madkhali, 7 Nov 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Sesatkah Jamaah Tabligh?
,
Al Ustadz Muhammad Ali Ismah Al Medani, 29 May 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Firqah Tabligh Dihujat
,
Al Ustadz Muhammad ‘Ali ‘Ishmah Al Medani, 6 Jul 2007 (Hizbiyyah/Aliran)

Membongkar Kedok Jamaah Tabligh
,
Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc, 4 Aug 2006 (Hizbiyyah/Aliran)
 blog it